Obesitas aterosklerosis patofisiologi

Namun jika terjadi didalam arteri yang menuju kejantung arteri koronermaka bisa terjadi serangan jantung. Dispilidemia berisiko terbentunya aterosklerosis.

Pembuluh darah yang paten dan respons, serta volume sirkulasi darah yang cukup. Secara khusus, sumbatan yang menyebabkan masalah dibentuk oleh suatu pertumbuhan lekatan yang dikenal sebagai plak aterosklerotik. Kurangnya aktivitas fisik - kurangnya aktivitas dapat memperburuk faktor risiko lain untuk aterosklerosis.

Plak tersebut berwarna kuning karena mengandung lipid dan kolesterol. Pada gagal jantung terjadi depresi dari kontraktilitas miokardium Carleton,P.

Asuhan Keperawatan Pasien Aterosklerosis

Bila mengenai otak dapat menyebabkan penyakit serebrovaskuler seperti iskemia serebral transien atau TIA dan stroke. Riwayat keluarga penyakit jantung dini - risiko aterosklerosis meningkat jika ayah atau saudara laki-laki didiagnosis dengan penyakit jantung sebelum usia 55 tahun, atau jika ibu atau saudara perempuan didiagnosis dengan penyakit jantung sebelum usia 65 tahun tetapi meskipun usia dan riwayat keluarga penyakit jantung dini faktor risiko, itu tidak berarti bahwa Anda akan mengembangkan atherosclerosis jika Anda memiliki satu atau keduanya.

Arteri tersebut berpilin dan berkelok-kelok saat memasuki jantung, menimbulkan kondisi yang rentan untuk terbentuknya ateroma. Biasanya arteri yang paling sering terkena adalah arteri koroner, aorta, dan arteri-arteri serbrum. Seorang obesitas menghadapi risiko masalah kesehatan yang berat, antara lain: Berbagai teknik sinar X terbukti sebagai terapi yang dianjurkan pada prosedur pembedahan.

Diabetes - ini adalah penyakit di mana tingkat gula darah tubuh tinggi karena tubuh tidak membuat cukup insulin atau tidak menggunakan insulin dengan benar.

Otot jantung secara potensial dapat berkontraksi tanpa adanya rangsangan dari luar. Beberapa pengerasan dari arteri biasanya terjadi ketika seseorang mulai tua. Fase preklinis ini dapat berlangsung tahun. Kolesterol yang tinggi dan menumpuk pada pembuluh darah akan menyebabkan saluran pembuluh darah menjadi kaku, tidak elastis, dan menyempit.

Penyakit jantung koroner dan Stroke Penyakit-penyakit ini merupakan penyakit kardiovaskular akibat aterosklerosis.

Secara tepat bagaimana arterosklerosis dimulai atau apa penyebabnya tidaklah diketahui, tetapi beberapa teori telah dikemukakan.

Arterosklerosismerupakan suatu proses yang kompleks.hipertensi, hiperkolesterolemia, obesitas, merokok, dan kepribadian merupakan faktor-faktor penting yang harus diketahui. Kerusakan ini menyebabkan sel endotel menghasilkan cell adhesion.

Eine modernere Bezeichnung des Syndroms lautet Obesitas-Hypoventilationssyndrom. F. Patofisiologi pada obesitas Makanan yang adekuat, yang di sertai dengan ketidak seimbangan antara intake dan out put yang keluar – masuk dalam tubuh akan menyebabkan akumulasi timbunan lemak pada jaringan adiposa khususnya jaringan subkutan.

13/11/ · Patofisiologi pada obesitas Makanan yang adekuat, yang di sertai dengan ketidak seimbangan antara intake dan out put yang keluar – masuk dalam tubuh akan menyebabkan akumulasi timbunan lemak pada jaringan adiposa khususnya jaringan subkutan.

Bagaimana terjadinya aterosklerosis? 3. Apa saja etiologi dari aterosklerosis? 4. Bagaimana patofisiologi dari aterosklerosis? 5. Apa saja manifestasi klinis dari aterosklerosis? 6. Apa saja factor-faktor resiko aterosklerosis?

7. Apa saja pemeriksaan diagnostik pada penderita aterosklerosis? 8. Bagaimana penatalaksanaan medis dari aterosklerosis? 9. Bagaimana pengobatan dan pencegahan. hipertensi, hiperkolesterolemia, obesitas, merokok, dan kepribadian merupakan faktor-faktor penting yang harus diketahui.

Kerusakan ini menyebabkan sel endotel menghasilkan cell adhesion.

Obesitas aterosklerosis patofisiologi
Rated 0/5 based on 54 review